1. Evaluasi Kinerja Pelayanan Angkutan Kota Denpasar Ditinjau dari Pihak Operator
Oleh: Ni Nyoman Murniasih (15400039)
Tahun: 2005
Tujuan Studi:
Mengevaluasi kinerja pelayanan angkutan kota berdasarkan persepsi operator
melalui indikator efektivitas dan efisiensi.
Metode analisis yang digunakan adalah:
- Analisis statistik deskriptif, dengan tahapan analisis sbb:
1. Melakukan kajian terhadap kebijakan transportasi yang terkait dengan angkutan
umum
2. Menemukenali sistem operasi angkutan kota dengan melihat beberapa indikator
yaitu: jumlah trayek angkutan aktif, jumlah armada aktif beroperasi, lama
beroperasi angkutan, jumlah setoran dll.
3. Melakukan analisis terhadap efisiensi angkutan kota
4. Melakukan analisis terhadap efektifitas angkutan kota
5. Melakukan analisis terhadap kinerja pelayanan angkutan kota melalui indikator
efektifitas dan efisiensi pelayanan angkutan
6. Merumuskan hasil studi mengenai kinerja pelayanan angkutan kota di Kota
Denpasar berdasarkan dua pihak yaitu operator dan pengguna
7. Merumuskan rekomendasi terhadap peningkatan kinerja pelayanan angkutan Kota di
Kota Denpasar.
Tahap no 2 dalam TA (penjelasan diatas) ini, saya simpulkan masuk ke dalam tahap
1 yaitu System Examination and Problem Formulation.
2. Evaluasi Kinerja Penyedia Pelayanan Air Bersih Sistem Perpipaan di Kota Kecil
(Studi Kasus: Kota Soreang dan Banjaran)
Oleh: Dyah Nastiti Proborini
Tahun : 2007
Tujuan Studi:
Mengevaluasi kinerja pihak penyedia air bersih di kota kecil
Metode analisis yang digunakan adalah:
- Analisis kualitatif deskriptif, dalam analisis ini sajian data mengacu pada
indikator kinerja yang telah dirumuskan sebagai alat analisis, sehingga narasi
yang tersaji merupakan deskripsi mengenai kondisi yang rinci dan mendalam untuk
menceritakan dan menjawab kinerja dari setiap kriteria dalam pelayanan
penyediaan air bersih.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan TA diatas memiliki salah satu tahapan
pada planning process yaitu pada tahap 4, system representation karena pada TA
tersebut dijelaskan secara rinci bagaimana kinerja tiap-tiap penyedia air bersih.
Senin, 23 Februari 2009
The Analitycal process and planning (TENGKU MUNAWAR CHALIL -15407067)
====================================================================================
Identifikasi kemacetan dan penyebab utamanya di kawasan komersial jalan cihampelas.
-hayatul wardani-.
-metode analisis deskriptif-
-------------------------------------
Analisis deskriptif yang digunakan oleh Penulis TA ini masuk dalam kotak nomor 1 Fase 1: System examination and problem formulation.
Dikarenakan analisis yang digunakan mengekspos masalah-masalah dalam transportasi di jalan Cihampelas yang menyebabkan kemacetan disana
=====================================================================================
Analisis Komoditas Unggulan dan Penetapan Kawasan Produksi Pertanian di Kabupaten muaro Jambi,
-Fajar Mayapada Putra-.
-Metode Analisis Location Quotient, metode analisis Differential Shift, dan SuK(Skala Usaha Komoditas)-
-------------------------------------------------------------------------------------
Analisis yang digunakan oleh penulis TA adalah analisis LQ, Dif Shift, dan SuK masuk dalam kotak nomor 5 fase 5: Forecasting Of Future State Of System.
Disebabkan dalam analisisnya terdapat penilaian komoditas yang akan diterapkan dan proyeksi sistem pemerintahan jika melaksanakan kebijakan produksi komoditas unggulan di sektor pertanian
=====================================================================================
Identifikasi kemacetan dan penyebab utamanya di kawasan komersial jalan cihampelas.
-hayatul wardani-.
-metode analisis deskriptif-
-------------------------------------
Analisis deskriptif yang digunakan oleh Penulis TA ini masuk dalam kotak nomor 1 Fase 1: System examination and problem formulation.
Dikarenakan analisis yang digunakan mengekspos masalah-masalah dalam transportasi di jalan Cihampelas yang menyebabkan kemacetan disana
=====================================================================================
Analisis Komoditas Unggulan dan Penetapan Kawasan Produksi Pertanian di Kabupaten muaro Jambi,
-Fajar Mayapada Putra-.
-Metode Analisis Location Quotient, metode analisis Differential Shift, dan SuK(Skala Usaha Komoditas)-
-------------------------------------------------------------------------------------
Analisis yang digunakan oleh penulis TA adalah analisis LQ, Dif Shift, dan SuK masuk dalam kotak nomor 5 fase 5: Forecasting Of Future State Of System.
Disebabkan dalam analisisnya terdapat penilaian komoditas yang akan diterapkan dan proyeksi sistem pemerintahan jika melaksanakan kebijakan produksi komoditas unggulan di sektor pertanian
=====================================================================================
the analytical process of policy and planning_by amy imanda_15407095
Judul TA :
1. ARAHAN PERBAIKAN FISIK PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDUNG
Oleh : Ade Cahya Tristyanthi (15403009)
Tahun: 2008
Arahan poerbaikan fisik pasar tradisional di kota Bandung ini disusun berdasarkan penilaian kondisi penataan pasar tradisional melalui observasi dan persepsi serta preferensi masyarakat untuk memperbaiki kondisi yang ada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan supply, demand, dan normatif. Pada akhirnya disusun arahan pengembangannya.
proses yang dilakukan secara general adalah pada kotak 6 Design of Set of Alternatives Actions
2. LOKASI APARTEMENDI JAKARTA DALAM PANDANGAN PENGEMBANG DAN PENGHUNI
Oleh : Sat Sidharta Putrama Satwiko (15402022)
tahun: 2006
TA ini menganalisis pemilihan lokasi pembangunan apartemen yang dipengaruhi faktor penyediaan dan permintaan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dilakukan survey pada pengembang dan penghuni untuk menemukan acuan dalam pengembangan apartemen.
Proses yang dilakukan terkait kotak pertama diagram, yaitu System Examination & Problem Formulation
1. ARAHAN PERBAIKAN FISIK PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDUNG
Oleh : Ade Cahya Tristyanthi (15403009)
Tahun: 2008
Arahan poerbaikan fisik pasar tradisional di kota Bandung ini disusun berdasarkan penilaian kondisi penataan pasar tradisional melalui observasi dan persepsi serta preferensi masyarakat untuk memperbaiki kondisi yang ada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan supply, demand, dan normatif. Pada akhirnya disusun arahan pengembangannya.
proses yang dilakukan secara general adalah pada kotak 6 Design of Set of Alternatives Actions
2. LOKASI APARTEMENDI JAKARTA DALAM PANDANGAN PENGEMBANG DAN PENGHUNI
Oleh : Sat Sidharta Putrama Satwiko (15402022)
tahun: 2006
TA ini menganalisis pemilihan lokasi pembangunan apartemen yang dipengaruhi faktor penyediaan dan permintaan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dilakukan survey pada pengembang dan penghuni untuk menemukan acuan dalam pengembangan apartemen.
Proses yang dilakukan terkait kotak pertama diagram, yaitu System Examination & Problem Formulation
the analytical proses of policy and planning MAYLANO ADHI BRAHMANTORO (15407109)
1. Evaluasi kinerja proses pelaksanaan program Percepatan Kawasan Produksi Daerah Tertinggal(P2KP-DT) di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta
*Oleh : Karina Miatantri (15403056)
tahun 2008
- Tujuan : Mengevaluasi kinerja proses pelaksanaan program Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Daerah Tertinggal(P2KP-DT) di Kabupaten Gunung Kidul
- Metode yang digunakan : 1. System Examination and Problem Formulation
2.Identifikasi karakteristik dan dinamika lokasi Factory Outlet di Kota Bandung
*oleh : Riza Vebriani(15401047)
tahun 2006
- Tujuan : Mengidentifikasi Karakteristik dan Dinamika lokasi Factory Outlet di kota BAndung berdasarkan keterkaitannya dengan kegiatan ekonomi lain dan kegiatan sejenis yang terdapat di sekitar lokasi usaha Factory Outlet
-Metode yang digunakan : 2.Definition of value system
*Oleh : Karina Miatantri (15403056)
tahun 2008
- Tujuan : Mengevaluasi kinerja proses pelaksanaan program Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Daerah Tertinggal(P2KP-DT) di Kabupaten Gunung Kidul
- Metode yang digunakan : 1. System Examination and Problem Formulation
2.Identifikasi karakteristik dan dinamika lokasi Factory Outlet di Kota Bandung
*oleh : Riza Vebriani(15401047)
tahun 2006
- Tujuan : Mengidentifikasi Karakteristik dan Dinamika lokasi Factory Outlet di kota BAndung berdasarkan keterkaitannya dengan kegiatan ekonomi lain dan kegiatan sejenis yang terdapat di sekitar lokasi usaha Factory Outlet
-Metode yang digunakan : 2.Definition of value system
The Analytical Process Of Policy Analysis & Planning (Daris NF_15407013)
1. TA 1:
Judul: Identifikasi Faktor Pertimbangan Pemilihan Lokasi Perumahan Formal Oleh Pengembang Berdasarka Luas Kawasan & Keseuaiannya Ddengan Rencana Tata Ruang.
Penyusun: Isma Andini Prihati (15497006)
Tahun: 2003
Teknik Analisa: Kualitatif, analisis deskriptif terhadap peta sebaran perumahan eksisting berdasarkan kesesuaian dengan rencana penampalan peta.
Tujuan dari TA ini yaitu melakukan ientifikasi terhadap faktor-faktor yang dipertimbangkan oleh pengembang dalam pemilihan lokasi perumahan formal di WP Ujung Berung dan WP Gedebage berdasarkan sebaran luas kawasan perumahan serta kesesuaiannya dengan rencana awal.
Dari tujuan TA terlihat bahwa TA tersebut dapat dimasukan kedalam kotak pertama bagan Oppenheim yaitu System Examination & Problem Formulation.
2. TA 2:
Judul: Pembuatan Model Keterkaitan Antara Pengembangan Tapak dengan Perubahan Fisik Lingkungan Sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan.
Penyusun: Ighnasia Deyla Novera (15499018)
Tahun: 2004
Teknik Analisa: Menggunakan Analisis Deskriptif dan Analisis Inferensial.
TA ini menggambarkan model yang dapat digunakan untuk melihat keterkaitan pengembangan tapak dengan dampak fisik lingkungan tertentu yang mungkin terjadi akibat perubahan pada tapak. Selain itu, Ta ini juga mengembangkan model kualitatif dan kuantitatif untuk dapat digunakan dengan mudah sebagai alat bantu dalam melakukan pertimbangan kelayakan pengembangan lahan disuatu tapak tertentu.
Sehingga TA ini dapat dimasukan ke dalam bagan Oppenheim yaitu di kotak ke enam, Design Of Set Of Alternative Actions.
Judul: Identifikasi Faktor Pertimbangan Pemilihan Lokasi Perumahan Formal Oleh Pengembang Berdasarka Luas Kawasan & Keseuaiannya Ddengan Rencana Tata Ruang.
Penyusun: Isma Andini Prihati (15497006)
Tahun: 2003
Teknik Analisa: Kualitatif, analisis deskriptif terhadap peta sebaran perumahan eksisting berdasarkan kesesuaian dengan rencana penampalan peta.
Tujuan dari TA ini yaitu melakukan ientifikasi terhadap faktor-faktor yang dipertimbangkan oleh pengembang dalam pemilihan lokasi perumahan formal di WP Ujung Berung dan WP Gedebage berdasarkan sebaran luas kawasan perumahan serta kesesuaiannya dengan rencana awal.
Dari tujuan TA terlihat bahwa TA tersebut dapat dimasukan kedalam kotak pertama bagan Oppenheim yaitu System Examination & Problem Formulation.
2. TA 2:
Judul: Pembuatan Model Keterkaitan Antara Pengembangan Tapak dengan Perubahan Fisik Lingkungan Sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan.
Penyusun: Ighnasia Deyla Novera (15499018)
Tahun: 2004
Teknik Analisa: Menggunakan Analisis Deskriptif dan Analisis Inferensial.
TA ini menggambarkan model yang dapat digunakan untuk melihat keterkaitan pengembangan tapak dengan dampak fisik lingkungan tertentu yang mungkin terjadi akibat perubahan pada tapak. Selain itu, Ta ini juga mengembangkan model kualitatif dan kuantitatif untuk dapat digunakan dengan mudah sebagai alat bantu dalam melakukan pertimbangan kelayakan pengembangan lahan disuatu tapak tertentu.
Sehingga TA ini dapat dimasukan ke dalam bagan Oppenheim yaitu di kotak ke enam, Design Of Set Of Alternative Actions.
The Analytical Process of Policy Analysis and Planning (Posted by: Said Wahyudhi B.M. -15406028)
1.a. Identifikasi Tingkat Kebutuhan Perumahan di Kota Bandung dan Permintaan Perumahan di Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung
oleh : Diana Rilva / 15404037
fase : Sistem Examination and Problem Formulation
tahun : 2008
teknik analisis :
KUANTITATIF --> menggunakan analisis deskriptif dalam tahap identifikasi karakteristik sosial, ekonomi, dan perumahan keluarga.Serta dalam tahap identifikasi tingkat permintaan perumahan.
1.b. Identifikasi Karakteristik dan Permasalahan Pengelolaan Limbah Domestik di Permukiman Atas Air (Studi Kasus : Permukiman Atas Air Kelurahan Margasari Kota Balikpapan)
oleh : Amelia Sunaryati / 15404058
fase : Sistem Examination and Problem Formulation
tahun : 2008
teknik analisis :
KUALITATIF --> melalui pendekatan analisis deskriptif untuk menuturkan dan mengungkapkan gambaran mengenai karakteristik pengelolaan limbah domestik di wilayah studi berdasarkan data yang diperoleh.
2. Usulan Penanganan Sistem Transportasi di Jalan Cihampelas
oleh : Bahagia Fadhilah A.J. / 15403058
fase : Design of set of alternative actions
tahun : 2008
teknik analisis :
a. KUALITATIF --> menggunakan analisis deskriptif terhadap sistem transportasi di koridor Jalan Cihampelas.
b. KUANTITATIF, yaitu dalam :
- Analisis VCR : untuk mengetahui tingkat pelayanan koridor Jalan Cihampelas;
- Analisis Kecepatan : untuk mengetahui kecepatan arus bebas dan kecepatan perjalanan;
- Analisis Perhitungan kebutuhan pasar;
- Analisis terhadap bangkitan dan tarikan gerakan pada koridor Jalan Cihampelas.
oleh : Diana Rilva / 15404037
fase : Sistem Examination and Problem Formulation
tahun : 2008
teknik analisis :
KUANTITATIF --> menggunakan analisis deskriptif dalam tahap identifikasi karakteristik sosial, ekonomi, dan perumahan keluarga.Serta dalam tahap identifikasi tingkat permintaan perumahan.
1.b. Identifikasi Karakteristik dan Permasalahan Pengelolaan Limbah Domestik di Permukiman Atas Air (Studi Kasus : Permukiman Atas Air Kelurahan Margasari Kota Balikpapan)
oleh : Amelia Sunaryati / 15404058
fase : Sistem Examination and Problem Formulation
tahun : 2008
teknik analisis :
KUALITATIF --> melalui pendekatan analisis deskriptif untuk menuturkan dan mengungkapkan gambaran mengenai karakteristik pengelolaan limbah domestik di wilayah studi berdasarkan data yang diperoleh.
2. Usulan Penanganan Sistem Transportasi di Jalan Cihampelas
oleh : Bahagia Fadhilah A.J. / 15403058
fase : Design of set of alternative actions
tahun : 2008
teknik analisis :
a. KUALITATIF --> menggunakan analisis deskriptif terhadap sistem transportasi di koridor Jalan Cihampelas.
b. KUANTITATIF, yaitu dalam :
- Analisis VCR : untuk mengetahui tingkat pelayanan koridor Jalan Cihampelas;
- Analisis Kecepatan : untuk mengetahui kecepatan arus bebas dan kecepatan perjalanan;
- Analisis Perhitungan kebutuhan pasar;
- Analisis terhadap bangkitan dan tarikan gerakan pada koridor Jalan Cihampelas.
The Analytical Process of Policy Analysis and Planning (Posted by: Riasty Lasmintari-15406014)
Berdasarkan hasil TA yang didapat:
1. Judul TA : Studi Pengekefktifan Proses Pelaksanaan Pengawasan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Bandung
Oleh : Halida Sukmala (15402009)
Tahun : 2006
Studi dari Tugas Akhir ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah pengefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB melalui pengkajian atas faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Oleh karena itu, studi tersebut termasuk ke dalam kategori kotak No.6, "Design of set of alternative actions", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.
Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis kualitatif eksplorasif.
Analisis kualitatif deskriptif untuk mengetahui proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Analisis kualitatif eksplorasif (cluster analysis, factor analysis dalam bentuk kualitatif) untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
2. Judul TA : Pemetaan Stakeholder Observatorium Bosscha Sebagai Masukan Untuk Melestarikan Fungsi Observatorium
Oleh : Raja Malem Tarigan (15402070)
Tahun : 2007
Penelitian dari Tugas Akhir ini memiliki tujuan yaitu melakukan pemetaan stakeholder yang mempengaruhi upaya pelestarian fingsi Observatorium Bosscha.
Adapun maksud dari penelitian ini adalah pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
Oleh karena itu, penelitian tersebut termasuk dalam kategori kotak No. 3, "Definition of nature and level of objectives", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.
Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis kualitatif, antara lain:
> Analisis Deskriptif Kualitatif: digunaan dalam menganalisis data berupa dokumen-dokumen (literatur) dan hasil wawancara .
> Stakeholder Analysis: merupakan alat utama untuk memahami suatu keadaan sosial dan kelembagaan dalam suatu proyek atau kebijakan.
Hasil dari analisis stakeholder ini dapat menyediakan informasi awal dan penting mengenai siapa yang akan terpengaruhi oleh fungsi dari Observatorium Bosscha.
Karakteristik yang dianalisis adalah keinginan, pengaruh, dan kepentingan masing-masing stakeholder yang terlibat dalam pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
> Content Analysis: metode analisis yangbiasa dipergunakan untuk menganalisis berbagai bentuk komunikasi seperti buku, majalah, puisi, surat kabar, lagu, lukisan, pidato, surat, atau bahkan peraturan perundangan (Babbie, 1983)
Dalam pemetaan stakeholder fungsi Observatorium Bosscha, analisis isi digunakan untuk:
- Mengidentifikasi apa saja kepentingan masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti apa yang didapat stakeholder apabila Observatorium Bosscha dilestarikan.
- Mengidentifikasi apa saja pengaruh yang dimiliki masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti kemampuan atau kekuatan yangdimiliki stakeholder dalam menetapkan keputusan pelestarian Fungsi Observatorium Bosscha.
- Mengidentifikasi apa saja keinginan masing-masing stakeholder dengan studi literatur terhadap surat kabar seperti apakah stakeholder masih menghendai kehadiran Bossch atau tidak, dan jika tidak apa yang mendasari penolakan itu sehingga dapat dicari pemecahannya.
1. Judul TA : Studi Pengekefktifan Proses Pelaksanaan Pengawasan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Bandung
Oleh : Halida Sukmala (15402009)
Tahun : 2006
Studi dari Tugas Akhir ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah pengefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB melalui pengkajian atas faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Oleh karena itu, studi tersebut termasuk ke dalam kategori kotak No.6, "Design of set of alternative actions", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.
Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis kualitatif eksplorasif.
Analisis kualitatif deskriptif untuk mengetahui proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Analisis kualitatif eksplorasif (cluster analysis, factor analysis dalam bentuk kualitatif) untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
2. Judul TA : Pemetaan Stakeholder Observatorium Bosscha Sebagai Masukan Untuk Melestarikan Fungsi Observatorium
Oleh : Raja Malem Tarigan (15402070)
Tahun : 2007
Penelitian dari Tugas Akhir ini memiliki tujuan yaitu melakukan pemetaan stakeholder yang mempengaruhi upaya pelestarian fingsi Observatorium Bosscha.
Adapun maksud dari penelitian ini adalah pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
Oleh karena itu, penelitian tersebut termasuk dalam kategori kotak No. 3, "Definition of nature and level of objectives", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.
Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis kualitatif, antara lain:
> Analisis Deskriptif Kualitatif: digunaan dalam menganalisis data berupa dokumen-dokumen (literatur) dan hasil wawancara .
> Stakeholder Analysis: merupakan alat utama untuk memahami suatu keadaan sosial dan kelembagaan dalam suatu proyek atau kebijakan.
Hasil dari analisis stakeholder ini dapat menyediakan informasi awal dan penting mengenai siapa yang akan terpengaruhi oleh fungsi dari Observatorium Bosscha.
Karakteristik yang dianalisis adalah keinginan, pengaruh, dan kepentingan masing-masing stakeholder yang terlibat dalam pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
> Content Analysis: metode analisis yangbiasa dipergunakan untuk menganalisis berbagai bentuk komunikasi seperti buku, majalah, puisi, surat kabar, lagu, lukisan, pidato, surat, atau bahkan peraturan perundangan (Babbie, 1983)
Dalam pemetaan stakeholder fungsi Observatorium Bosscha, analisis isi digunakan untuk:
- Mengidentifikasi apa saja kepentingan masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti apa yang didapat stakeholder apabila Observatorium Bosscha dilestarikan.
- Mengidentifikasi apa saja pengaruh yang dimiliki masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti kemampuan atau kekuatan yangdimiliki stakeholder dalam menetapkan keputusan pelestarian Fungsi Observatorium Bosscha.
- Mengidentifikasi apa saja keinginan masing-masing stakeholder dengan studi literatur terhadap surat kabar seperti apakah stakeholder masih menghendai kehadiran Bossch atau tidak, dan jika tidak apa yang mendasari penolakan itu sehingga dapat dicari pemecahannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
