Senin, 23 Februari 2009

The Analytical Process of Policy Analysis and Planning (Posted by: Riasty Lasmintari-15406014)

Berdasarkan hasil TA yang didapat:

1. Judul TA : Studi Pengekefktifan Proses Pelaksanaan Pengawasan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Bandung
Oleh : Halida Sukmala (15402009)
Tahun : 2006

Studi dari Tugas Akhir ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah pengefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB melalui pengkajian atas faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Oleh karena itu, studi tersebut termasuk ke dalam kategori kotak No.6, "Design of set of alternative actions", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.

Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis kualitatif eksplorasif.
Analisis kualitatif deskriptif untuk mengetahui proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.
Analisis kualitatif eksplorasif (cluster analysis, factor analysis dalam bentuk kualitatif) untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakefektifan proses pelaksanaan pengawasan IMB di Kota Bandung.



2. Judul TA : Pemetaan Stakeholder Observatorium Bosscha Sebagai Masukan Untuk Melestarikan Fungsi Observatorium
Oleh : Raja Malem Tarigan (15402070)
Tahun : 2007

Penelitian dari Tugas Akhir ini memiliki tujuan yaitu melakukan pemetaan stakeholder yang mempengaruhi upaya pelestarian fingsi Observatorium Bosscha.
Adapun maksud dari penelitian ini adalah pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
Oleh karena itu, penelitian tersebut termasuk dalam kategori kotak No. 3, "Definition of nature and level of objectives", pada Analisis Proses dalam Analisis Kebijakan dan Perencanaan.

Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu analisis kualitatif, antara lain:
> Analisis Deskriptif Kualitatif: digunaan dalam menganalisis data berupa dokumen-dokumen (literatur) dan hasil wawancara .
> Stakeholder Analysis: merupakan alat utama untuk memahami suatu keadaan sosial dan kelembagaan dalam suatu proyek atau kebijakan.
Hasil dari analisis stakeholder ini dapat menyediakan informasi awal dan penting mengenai siapa yang akan terpengaruhi oleh fungsi dari Observatorium Bosscha.
Karakteristik yang dianalisis adalah keinginan, pengaruh, dan kepentingan masing-masing stakeholder yang terlibat dalam pelestarian fungsi Observatorium Bosscha.
> Content Analysis: metode analisis yangbiasa dipergunakan untuk menganalisis berbagai bentuk komunikasi seperti buku, majalah, puisi, surat kabar, lagu, lukisan, pidato, surat, atau bahkan peraturan perundangan (Babbie, 1983)
Dalam pemetaan stakeholder fungsi Observatorium Bosscha, analisis isi digunakan untuk:
- Mengidentifikasi apa saja kepentingan masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti apa yang didapat stakeholder apabila Observatorium Bosscha dilestarikan.
- Mengidentifikasi apa saja pengaruh yang dimiliki masing-masing stakeholder dengan cara studi literatur terhadap surat kabar seperti kemampuan atau kekuatan yangdimiliki stakeholder dalam menetapkan keputusan pelestarian Fungsi Observatorium Bosscha.
- Mengidentifikasi apa saja keinginan masing-masing stakeholder dengan studi literatur terhadap surat kabar seperti apakah stakeholder masih menghendai kehadiran Bossch atau tidak, dan jika tidak apa yang mendasari penolakan itu sehingga dapat dicari pemecahannya.

The Analytical Process of Policy and Planning - Ratu Agung Wishnu 15405012

1. Identifikasi Alih Fungsi Guna Lahan Kota Padang Tahun 1995-2000 oleh Heru Rahmat Permana 15497047
Metode analisis yang digunakan adalah kajian komparatif data tahun 1995-2000 dengan menjelaskan kaitan pertumbuhan penduduk terhadap alih fungsi guna lahan dengan membandingkan perubahan jumlah penduduk dengan perubahan guna lahan yang terjadi. Tugas akhir ini terletak pada system examination, karena tugas akhir ini sebatas mengidentifikasi hubungan yang terjadi antara kedua variabel diatas

2. Evaluasi Kelayakan Ekonomi Pembangunan Jalan Layang Pada Perlintasan Sebidang Jalan Ahmad Yani oleh R. Siti Yasyfina W. 15497047
Metode analisis yang digunakan pada Tugas Akhir ini adalah Analisis Biaya-Manfaat atau Cost Benefit Analysis untuk mengetahui besarnya kriteria investasi melalui Perhitungan Net Present Value, Benefit Cost Ratio, dan Internal Rate of Return (IRR). Net present value digunakan untuk menghitung nilai proyek studi dari tahun ke tahun. Benefit Cost Ratio digunakan untuk menghitung manfaat dan diterima dan biaya dikeluarkan. Biaya yang dihitung pada studi ini adalah biaya konstruksi, biaya pemeliharaan, biaya perkiraan ganti rugi, dan pembebasan lahan, biaya perkiraan relokasi utilitas, biaya manajemen lalu lintas selama konstruksi, biaya fasilitas teknis dan biaya jasa konsultasi untuk design dan supervisi. Manfaat yang dihitung yaitu terbagi menjadi manfaat langsung (pengehmatan waktu dan biaya perjalanan, berkurangnya resiko kecelakaan), dan manfaat tidak langsung (berkurangnya biaya yg dikeluarkan untuk pemeliharaan jalan perlintasan dan sistem peringatan kereta api, berkurangnya polusi udara dan polusi suara). Tugas akhir ini berada tergolong forecasting of future state and system karena tugas akhir ini memprediksi biaya dan manfaat yang dikeluarkan di masa mendatang.

The Analytical Process Of Policy Analysis&Planning (oleh :Zahid Angger Pradigdo 15406038)

kedua TA yang saya masukkan menjadi tugas mata kuliah MAP II termasuk ke dalam kotak nomor 5 yaitu :Forecasting of Future System of Analysis di buku Oppenheim yang telah diterangkan dalam kuliah ke-2

1. Judul TA : PERAMALAN FENOMENA TELECOMMUTING DAN DAMPAKNYA TERHADAP BIAYA PERGERAKKAN BEKERJA
Penyusun : Antia Junita R.R (15498003)
Isi Singkat : TA ini secara garis besar bertujuan untuk melihat pengaruh kegiatan telecommuting terhadap pergerakkan lalulintas dengan mempertimbangkan besar biaya yang dikeluarkan untuk mencari solusi alternatifnya sebagai masukkan bagi pemerintah kota di masa mendatang.
Teknik Analisis :
a. Handy (1996): -Trend Exploration
-Analisis Karakteristik dan perbandingan telecommuter dengan non telecommuter
-Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan individu melakukan telecommuting
-Model transportasi konvensional (trip generation,trip distribution,mode split, route choice) untuk menggambarkan telecommuting
-Pendekatan sintesis untuk metode peramalan telecommuting (E=ExAxWxC) dan (O=ExAxWxCxF=TxF)
-Metoda perhitungan penurunan biaya perjalanan bekerja (pergerakkan bekerja= BOK + Penilaian Waktu)


2. Judul TA : PENENTUAN LOKASI KAWASAN PUSAT KOTA (CBD) IBUKOTA KABUPATEN BANDUNG
Penyusun : Putu Widya Snicaya (15400016)
Isi Singkat : Menentukan pilihan lokasi untuk dibangun pusat kota dengan melihat karakteristik dan melakukan analisis hirarki sehingga dapat menjadi pertimbangan pemerintah kota
Teknik Analisis : - AHP (Analythical Hierarchy Process)

The Analytical Process of Policy and Planning-Dimas Hartanto E 15406044

1.Identifikasi pola pergerakan kaum lanjut usia kota bandung dalam mengakses fasilitas sosial
Oleh : Ranti Marinda-15404021

Metode analisis yang digunakan adalah :
•Deskriptif kualitatif berupa analisis perbandingan.
Dalam analisis ini dibandingkan antara penyediaan sarana akses menuju fasilitas sosial. Ketiga cara akses yang dibandingkan adalah berupa jalan kaki(trotoar), menggunakan angkutan umum(pintu masuk angkot), dan menggunakan kendaraan pribadi(parkir khusus lansia). Hal ini berkaitan dengan tahap no 8 (Evaluation of alternatives and selection of the best).
•Deskriptif kuantitatif berupa cross tabulation.
Terdapat perbedaan pola gerak berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia sehingga dilakukan analisis crosstabulation sehingga karakteristik pola pergerakan pada masing-masing kelompok lansia dapat diketahui secara detail. Hal ini berkaitan dengan tahap no 2 (definition of value system).

2.Pelayanan angkutan kota pada wilayah pinggiran Kota Bandung
Oleh : Anggella Aosi NST -15404038

Metode analisis yang digunakan :
Analisis deskriptif
Dalam analisis ini dijelaskan :
oJenis-jenis angkutan kota yang melayani pinggiran Kota Bandung
oPelayanan angkutan kota berupa penilaian terhadap:
Waktu tunggu
Frekuensi penumpang dan titik ngetem
oAksesibilitas angkot
Analisis diatas berkaitan dengan tahap no 1(system examination and problem formulation).

The Analytical Process of Policy and Planning (By Hadian Idhar Y. -15407021)

Hasil TA yang diperoleh adalah:

1. Evaluasi Pelayanan Pusat Primer Alun-Alun Kota bandung
Oleh : Aniarani Andita (15403045)

Metode yang digunakan adalah evaluasi semu, yakni evaluasi yang menggunakan metode
deskriptif untuk menghasilkan informasi yang valid & akurat mengenai hasil
kebijakan
TA ini mempunyai tahap pengerjaan yakni
- Menentukan kriteria & indikator penilaian pelayanan pusat primer alun-alun Kota
Bandung
- Menilai tingkat pelayanan pusat primer alun-alun Kota Bandung
Karena hasil pengerjaan sebatas mendefinisikan sistemnya (kriteria, batasannya &
penilaiannya), oleh karena itu, maka saya menyimpulkan untuk menggolongkannya ke
dalam analisis nomor 2, "Definition of Value System"

2. Arahan Pemanfaatan Ruang di Bagian Wilayah Kota (BWK) Ciledug, Kota Tangerang
Berdasarkan Daya Dukung Drainase Primer
Oleh : Kiki Luqmanul Hakim (15401037)

Metode yang digunakan adalah kuantitatif & kualitatif
Salah satu tahap pengerjaannya yakni menganalisis pelayanan saluran utama sungai
tahun 2016 dengan melakukan perbandingan antara kapasitas sungai dengan debit
limpahan permukaan &menghitung selisih antara kapasitas sungai dengan debit
limpahan permukaan
Karena hasil pengerjaan sudah dapat memberikan sebuah peramalan masa depan, maka
penggolongannya masuk ke dalam analisis nomor 5, "Forecasting Of Future State Of
System"

The Analytical Process of Policy and Planning (By Alpian Angga Pratama -15407107)

Hasil analisis TA yang saya peroleh yakni sebagai berikut:

1.Alternatif Penataan Kawasan Pejalan Kaki (Pedestrian Mall) di Malioboro Kotamadya Yogyakarta
Oleh :Eko Setyo Nugroho 15488013
Tahun :1993

Analisis Kualitatif untuk mengetahui implikasi tiap alternative, analisis kuantitatif: aspek traffic, parkir, pedestrian. Kedua analisis digunakan dalam pemilihan alternative tipe pedestrian mall.
Jadi, kedua tipe analisis terkait dengan kotak no. 6 “Design of Set of Alternative Action”

2.
Evaluasi Keefektifan Program Aksi Masyarakat Agribisnis Tanaman Pangan (Proksi Mantap) di Kabupaten Garut
Oleh : Yusman Permadi 15402041
Tahun : 2008

Metode Analisis Deskriptif untuk membandingkan antara indicator dan tolok ukur dengan kondisi lapangan sebelum dan sesudah implementasi program (before and after comparison) di desa program dan desa non program (with and without comparison) untuk menilai keefektifan program.

Evaluasi/kajian terhadap factor yang mempengaruhi kefektifan Proksi Mantap menggunakan analisis kualitatif.
Kedua teknik analisis tadi untuk menilai / mengevaluasi keefektifan Proksi Mantap dalam mencapai tujuan dan sasarannya jadi masuk kotak no. 8 “Evaluasi of Alternatives and Selection of The Best”

The Analytical Process Of Policy Analysis&Planning (By Juliandru Yuska : 15407061)

IDENTIFIKASI KONDISI IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PEMDA DI INDONEISA UNTUK KEGIATAN PELAYANAN PUBLIK
Oleh : Yogie Gustian R , 15401051
Tahun : 2008
Metoda yang dilakukan dalam penulisan TA ini terdiri dari 2 jenis proses analisis antara lain :
1. Examination and Problem Formulation (Kotak No. 1), dan
2. Planning Implementation (Kotak No. 9)
Secara keseluruhan, metoda yang dominan dipakai dalam penulisan TA ini adalah Implementasi dari perencanaan yang diidentifikasi oleh penulis TA. Karena pada studi ini penulis mengevaluasi implementasi dari suatu perencanaan yang diharapkan dapat melayani kegiatan public

KAJIAN PERAN,POSISI DAN RELASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PASTISIPATIF KOTA SURAKARTA
Oleh: LILIK ARIADI , 15498041
Tahun : 2005
TA ini membahas posisi dan peran masyarakat dalam menjalani proses perencanaan dan pembanguna partisipatif yang terjadi di Indonesia, pada studi ini di titik beratkan pada kota Surakarta. Dalam penulisan TA ini dilihat peran dan posisi masyarakat setempat dalam melaksanakan pembangunan ini secara partisipatif
Analisis ini sesuai dengan kota perencanaan no 3 yaitu LEVEL of nature planning

KAJIAN BENTUK BADAN PENGELOLAAN KAWASAN PERKOTAAN (Studi Kasus Kawasan Jatinangor)
Oleh : DA Adriyansyah Samsura, 15498005
Tahun : 2002
Pada studi ini, analisis yang digunakan adalah analisis kajiak (pemeriksaan) akan bentuk badan pengelolaan kawasan perkotaan di kawasan jatinangor. Dalam hal ini diidentifikasi bentuk structural bandan pengelolaan dari kawasan perkotaan yang meliputi berbagai aspek dan elemen penting dalam pengelolaan kota kawasan Jatinangor
Analisis pada TA ini mengacu pada kotak perencanaan No 1 yaitu : Examination and Problem Formulation